RSS Feed
JEJAK PENGUNJUNGKU

 

 

TAMU TAK DIUNDANG

DAFTARKAN DOMAIN ANDA - BNS Rp.360RB/HR

Cek Nama Domain ?

image
image
image
image
image
image
image
image
image
image
image
Kategori

Review www.belajarweb.info on alexa.com

powered by PRBbutton

SLINK

Mimpi vs Pondasi Kenyataan (mewujudkan impian punya member 10jt)

image

Setiap orang punya keranjang mimpi yang kadangkala ia tengok dan ia balut tiap detailnya dengan mimpi yang lain. Termasuk mimpi tentang masa depan. Namun, seringkali kita lupa bahwa hidup yang akan datang adalah apa yang sedang kita hadapi sekarang. Kita lupa bahwa penghubung masa lalu dengan masa depan adalah masa sekarang.

Gambarannya gini, kita punya mimpi, yang kita ciptakan di masa lalu. Kemudian usaha apa yang kita lakukan sekarang untuk mewujudkan mimpi itu, disebut masa sekarang. Dan keberhasilan kita di masa depan tergantung usaha kita tersebut. Mimpi tanpa usaha adalah hal yang sia-sia dan usaha tanpa mimpi adalah hampa.

Tapi, di balik semua itu ada satu hal yang juga memegang peran kunci. Mimpi yang kita bangun haruslah disesuaikan dengan seberapa kuat pondasi kemauan kita berhubungan dengan kenyataan. Bisa dikatakan ia adalah kemampuan. Tidak hanya kemampuan pribadi, tetapi juga kemampuan situasi dan orang-orang di sekitar kita. Kita perlu mengukur kenyataan yang ada sekarang ini, sudah cukup kuatkah untuk berkolaborasi dengan usaha kita dalam mewujudkan mimpi itu? Tanpa pondasi kenyataan itu, kita tak ubahnya sebagai pungguk yang merindukan bulan. Pada akhirnya nanti kita hanya bisa mendongak tanpa mampu meraihnya.

Sama halnya seperti ketika kita akan membangun sebuah rumah. Kita sudah merancang dengan sangat detail bagaimana bentuk arsitekturnya, design interior, dan segala macem yang cukup mewah. Tapi uang kita terbatas untuk membeli bahan-bahan bangunan sebanyak dan semewah itu. Kita hanya mampu membeli bahan bangunan yang dapat membangun rumah standar. Kalau itu yang terjadi, ya udah, kita bangun sebuah rumah standar dulu sesuai kemampuan yang kita miliki. Kemudian, ketika kita sudah mempunyai rumah sederhana, kita akan bisa berteduh di dalamnya dan melanjutkan berusaha mengumpulkan modal untuk menginovasi rumah. Sedikit demi sedikit sambil terus berusaha. Pada akhirnya nanti kita akan mendapatkan rumah seperti apa yang kita bayangkan dahulu kala.

Jadi, kita tidak bisa memaksa mimpi itu terwujud begitu saja dan begitu cepatnya. Ada bagian dalam hidup kita yang disebut proses. Proses menyusun potongan-potongan puzzle keberhasilan-keberhasilan kecil yang pernah kita raih. Setahap demi setahap untuk mncapai cita-cita puncak yang kita impikan dahulu kala. Tidak hanya sekedar membungkus mimpi tersebut dengan mimpi lain tanpa ada usaha kita untuk meraihnya.

Sat, 6 Mar 2010 @06:35


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2019 idegile · All Rights Reserved